
Banjarbaru - Senin, 14 September 2026
Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Banjarmasin turut ambil bagian dalam Rapat Koordinasi Persiapan Penyusunan Pagu Alokasi Tahun Anggaran 2027 yang diselenggarakan oleh Mahkamah Agung Republik Indonesia secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi satuan kerja di lingkungan Mahkamah Agung RI untuk menyamakan pemahaman sekaligus mempersiapkan proses perencanaan dan penganggaran Tahun Anggaran 2027 agar dapat dilaksanakan secara lebih terarah dan optimal.
Kegiatan tersebut diikuti oleh Bapak H. Murtaji, S.H., M.H. (Sekretaris), Bapak H. Aulia Rahman, S.H., M.H. (Kepala Bagian Perencanaan dan Kepegawaian), Bapak Ahmad Faqihuddin, S.E. (Kepala Sub Bagian Rencana Program dan Anggaran), Ibu Yohana Paramitha Iqbal, S.ST. (Perencana Ahli Pertama pada Sub Bagian Rencana Program dan Anggaran), Bapak Muhammad Rasul, S.Kom. (Penata Layanan Operasional pada Sub Bagian Rencana Program dan Anggaran), dan Bapak Rifki Firsada (Operator Layanan Operasional pada Sub Bagian Rencana Program dan Anggaran). Kehadiran jajaran terkait menunjukkan komitmen PTTUN Banjarmasin dalam memperkuat koordinasi dan kesiapan dalam proses penyusunan perencanaan serta penganggaran Tahun Anggaran 2027.
.jpg)
Rapat diawali dengan pembukaan dan pengarahan oleh Plt. Sekretaris Mahkamah Agung RI, yang dilanjutkan dengan pemaparan mengenai kebijakan penganggaran Mahkamah Agung. Arahan tersebut menjadi dasar bagi satuan kerja dalam menyusun perencanaan anggaran dengan memperhatikan kebutuhan organisasi serta target pelaksanaan program dan kegiatan pada tahun mendatang.
Memasuki agenda berikutnya, peserta memperoleh penjelasan teknis mengenai penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun Anggaran 2027, termasuk penyusunan Pagu Alokasi pada Program Dukungan Manajemen (Dukma).
Tidak hanya membahas aspek perencanaan, kegiatan juga memberikan pemahaman mengenai penggunaan aplikasi BATARA dan SAKTI. Pemanfaatan kedua aplikasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung proses perencanaan dan pengelolaan anggaran agar berjalan tertib, efektif, dan akuntabel.
Suasana kegiatan semakin interaktif pada sesi tanya jawab. Para peserta diberikan ruang untuk menyampaikan berbagai pertanyaan maupun kendala yang dihadapi dalam proses penyusunan anggaran, sehingga dapat diperoleh pemahaman yang lebih jelas dan seragam.
.jpg)
Selanjutnya, peserta mengikuti materi mengenai penyusunan Term of Reference (TOR) dan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang disampaikan oleh Bagian Bimbingan Monitoring bersama narasumber dari Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Anggaran (DJA).
Bagi PTTUN Banjarmasin, keikutsertaan dalam kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari agenda koordinasi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk memperkuat kesiapan dalam menghadapi proses penyusunan anggaran Tahun Anggaran 2027. Dengan pemahaman yang semakin baik, diharapkan setiap rencana kegiatan dapat disusun berdasarkan kebutuhan yang tepat, terukur, dan dapat dipertanggungjawabkan.